Perhelatan akbar sepakbola sudah digelar, perhelatan yang diadakan setiap 4 tahun sekali ini memang menjadi buah bibir semua kalangan., dari mulai tukang ojek, tukang becak, bahkan sampai menteri n para pejabat pun mempunyai negara jagoannya. Negara yang kali ini menjadi tuan Rumah Piala dunia adalah Afrika Selatan.
Tak hanya di negara tempat berlangsungnya piala dunia ini atau di negara-negara yang turut ambil bagian dalam kejuaraan ini, tetapi semua negara ikut memeriahkan perhelatan ini, termasuk di negara tetangga yaitu Indonesia, itu terbukti dari salah satu TV swasta di sini menjadi Official Tv Fartner Fifa World Cup 2010.
Perbedaan waktu antara Afrika selatan dan indonesia yang terpaut kurang lebih 5 jam menjadikan jam tayang pun berbeda. Jika di Afrika pertandingan dimulai jam 02 Pm, maka bisa kita saksikan disini sekitar pukul 19.00 Wib, atau jika di Afrika pertandingan dimulai pukul 08.30 Pm, maka di sini bisa kita saksikan pada pukul 01.30 Wib. Kita sebagai umat Islam pasti sudah mengetahui jika di waktu-waktu itu adalah waktu yg utama untuk bermunajat padaNYA, waktu yg paling utama untuk beribadah dan berdo’a.
Jangan dijadikan Ilah
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu).
(Q.S A-Furqon ayat 43-44)
Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?
(Al-Jaatsiyah ayat 23)
Ilah atau Ma’bud sering juga diartikan sebagai “tuhan”, namun sebenarnya arti Ilah adalah “segala sesuatu yang diabdi, ditaati, atau disembah” Ilah bisa berupa manusia, barang, kesenangan atau hal-hal yang mendatangkan kesenangan maupun ketenangan.
Sengaja atau tidak, jam tayang pertandingan yg berbarengan dengan waktu-waktu yang biasanya dipergunakan untuk beribadah oleh umat Islam ini sekarang beralih fungsi sebagai jam nonton bareng, dan kumpul bareng temen2 untuk menyaksikan pertandingan tersebut, biasanya kita berdzikir setelah maghrib, tapi karena ada World Cup (WC) dzikirnya ditinggalkan, atau yang biasanya bangun tengah malam untuk tahajud, sekarang tahajudnya tidak karena ada WC, yang lebih parah lagi yang biasanya tidak pernah bangun tengah malam, tetapi karena ada WC jadi rajin bangun tengah malam..sungguh inronis.. lebih mementingkan kegemaran dari pada seruan Alloh.
Kegemaran menonton bola yang mengalahkan dari beribadah kepada Alloh itu secara tidak disadari telah menjadi Ilah dalam diri kita, karena seperti tadi saya katakan bahwa arti Ilah itu bisa berbentuk apa saja termasuk kesenangan atau kegemaran.
saya katakan pada diri saya sendiri, boleh kita gemar akan hal tersebut tapi janganlah kesenangan atau kegemaranmu akan sesuatu melalaikanmu dari beribadah pada Alloh, janganlah kegemaranmu menjadikan ketaaanmu pada Alloh menjadi futur.
Sebuah nasihat teruntuk diriku yang dhaif










