Untuk Indonesia

Ketika sebuah kalimat berkata bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya….

Indonesia adalah bangsa yang takan pernah menjadi besar

Manipulasi sejarah yang berlebihan dari masa ke masa

Kita semua dibodohkan tentangnya

Kita di tipu oleh bangsa dan penguasa..

Apalah arti sebuah kata2 jika tanpa deklarasi realita

Sejarah kita di acak2 tanpa jarak

Bangsa ini di injak2 atas nama kepentingan satu pihak

Lalu apa kita bisa merasa rela dengan semuanya

Ketika kita dan semuanya dibodohi semenjak dini

Dari SD hingga perguruan tinggi

Kita mempelajari cerita2 fiktif dan demonstrasi sebuah drama rekayasa

Yang akhirnya menjadi candu masyarakat kita yang tak pernah bisa diobati

Bangsaku menjadi bangsa hayalan dan industri kebohongan

Hanya karena kita diam dan tak berbuat apa2

Hanya karena tangan2 setan yang menjelma penguasa

Bangsa yang besar pun merangkap dalam map

Menjadi sesuatu yang dibawa dalam estafeta kekuasaan

Dan tak pernah finish karena kita hanyalah bangsa manja

Merengek karena tak ada biaya

Maka bunda IMF selalu jadi andalan segalanya

Dan matilah kita dalam skenarionya

Hingga kita benar2 menjadi bangsa boneka yang tak ada lucu2nya

Boneka usang dan menjengkelkan yang hidup dengan suntikan dana pinjaman

Seperti pecandu politik yang mati jika tak ada suntikan intrik

Menjual segalanya demi permainan dan efek stimulan yang menyenangkan

Hingga habislah semuanya dan tinggalah duka2 jelata dan bahakan tawa org2 kaya serta stylis2 muda yang hanya bisa membahas cinta

Bangsa yang besar lalu dimana?

Dalam map kekuasaan yang pula telah digadaikan

Lalu matilah kita sebagai sebuah negara

Lenyaplah Indonesia…….

Sejarah itu kini sudah benar2 tak ada

Perjuangan yang dilupakan

Pengorbanan yang diacuhkan

Titipan yang dikhinati

Kebenaran yang dicuri

Kemerdekaan yang digadaikan

Tanah air yang diperjualbelikan

Rakyat yang dianaktirikan

Asas yang dimanipulasi

Agama yang dinistakan

Budaya yang dibuang

Islam yang ditinggalkan

INDONESIA yang hilang…………………..

Inilah bukti sebuah bangsa kerdil yang takkan berubah tanpa imunisasi

Cacat mental seumur hidup dan terus meredup

Ally Muhammad Abduh Al Afghani

May 18 ’08

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: