Pengakuan dari seorang Akhwat Tentang Kesesatan HT

Bismillaah..

Mungkin ikhawh-ikhwah kita di Al Muhajirun dapat lebih gamblang menjelaskan apa dan bagaimana kesesatan HTI, dan saya rasa beberapa ikhwah di sini ada yang mantan-mantan HTI juga…

Yang saya ketik ini, mungkin bukan disebut bantahan, tapi sekedar menjelaskan apa dan bagaimana pemahaman HTI itu sejauh yang saya ketahui dan sedikit komentar dari saya, maklum ilmu saya masihlah teramat sangat sedikit.
So, HTI yang saya ketahui selama ini (‘afwan kalau ada yang salah) itu;

1.Didirikan oleh Taqiyyudin An Nabhani yang—setahu saya—merupakan mantan qodhi di palestina dulu (setelah runtuhnya khilafah-red)

2.Merupakan partai politik, tetapi tidak masuk ke kancah politik Indonesia karena sistem indonesia bukanlah sistem Islam, melainkan sistem kapitalis/sekuler/kufr. Akan tetapi mereka akan masuk ke kancah politik (maksudnya akan ikutan dalam PEMILU) apabila ada peraturan yang membolehkan bagi siapa saja yang menang pemilu untuk mengubah sistem Indonesia sesuai keinginan pemenangnya, maka HTI akan ikut mencalonkan partainya sebagaimana partai-partai lainnya. Mereka memang mengharamkan demokrasi, tetapi mereka membolehkan sistem pemilu karena—kata mereka— pemilu hanyalah ushlub bukan thariqoh dari suatu sistem kafir demokrasi, sehingga—kata mereka—apabila tegak negara Islam, maka dalam memilih pemimpin bisa saja menggunankan sistem pemilu. Itu kata musyrifah—sebutan guru ngaji di HTI—saya dulu.
Padahal sejauh yang saya fahami, misalkan pendapat HTI bahwa pemilu itu bukan thariqoh dari sistem kufur demokrasi melainkan hanya uslub—misalkan saja benar—maka pendapat mereka yang katanya mau ikutan pemilu saat pemenangnya boleh menentukan arah pemerintahan yang akan dipimpinnya padahal masih dalam payung demokrasi, sama saja mereka mengakui adanya sistem demokrasi ini dan ikut serta mengokohkan sistem kafir ini (apalagi belum tentu menang) padahal kita diperintah untuk mengkufuri sistem thaghut dan memusuhi pengusungnya, bagaimana bisa kita justru malah ikut di dalam sistem tersebut? Gak ada bedanya dengan pks

3.Merupakan partai politik yang bercita-cita ingin menegakkan khilafah, akan tetapi metode yang mereka pakai tidaklah dengan jihad sebagaimana yang dilakukan mujahideen saat ini, justru mereka selalu berceloteh tentang “dakwah tanpa kekerasan” (silahkan sebut anti jihad, karena saya menyebutnya demikian), akan tetapi mereka menggunakan metode tholabun Nushroh misalnya dengan menawarkan sistem pemerintahan Islam (versi mereka) pada sekelompok tertentu yang diharapkan dapat mengemban ideologi tersebut, lebih jauh lagi diharapkan dapat diterapkan dalam suatu lembaga negara. Metode ini mereka nisbatkan pada thalabun nushroh yang dilakukan Rasulullah di waktu awal-awal dakwah beliau yaitu menawarkan Islam pada kabilah musyrik Quraisy. Jelas ini bathil karena mereka meniadakan jihad dalam penegakan khilafah bahkan tidak jihad juga walaupun sudah dalam status fardhu ‘ain. Bantahan untuk HTI ini dapat dilihat di kitabnya syaikh abu bashiir “tiada khilafah tanpa tauhid dan jihad” (kalau yang sudah diterbitkan judulnya “menuju tegaknya khilafah”, dapat diunduh sebagaimana link yang disebutkan oleh al akh AK47 RPG

4.Dalam hal akidah…sebagaimana tarbiyah/pks, mereka tidak mengkafirkan penguasa murtad hari ini sekalipun penguasa2 tersebut telah menampakkan kekufuran yang nyata, di mana yang kita yakini adalah bahwa penguasa sekarang telah murtad dari berbagai sisi kemurtadan. Akan tetapi, HTI lebih ‘maju’ dibandingkan PKS, di mana HTI tidak mau masuk ke parlemen kufr karena di sana penerapan hukum-hukumnya bukan dari Islam dan mereka terang-terangan mengatakan bahwa sistem Indonesia saat ini adalah sistem kapitalis/sekuler/kufr, meskipun mereka tidak mengkafirkan pelaku2nya.
Tapi jangan salah, meski mereka terang-terangan menyatakan kekafiran demokrasi (tapi tidak mengkafirkan pengusungnya), mereka tetap masih bisa bercengkrama dengan para pengembang ideologi demokrasi tulen tersebut. Bahkan dengan para thaghut hukum sekalipun, karena memang HTI tidak mengkafirkan para thaghut dari kalangan polisi, TNI ataupun densus88.

5.Dalam hal akidah juga, mereka menolak hadis ahad sebagai hujjah untuk perkara akidah, di mana—kata mereka—akidah itu adalah sifatnya tasdiqul jazm (pembenaran yang pasti) maka dalil-dalil yang dijadikan hujjah untuk perkara akidah haruslah sesuatu yang qoth’i (pasti) juga—maksudnya mutawatir—, sedangkan pada hadis ahad itu—kata mereka—memiliki unsur dzan sehingga bersifat tidak qoth’i maka tidak layak dijadikan dalil untuk perkara tauhid (na’udzubillaah!!).
Bahkan dalam kitabnya mereka (nidzamul Islam) dikatakan bahwa haram meyakini dalil-dalil yang bersifat dzan tersebut untuk perkara akidah [astaghfirullaah….padahal apabila suatu dalil itu shahih baik matan maupun rawinya (artinya sudah diyakini bersumber dari Rasulullaah), sekalipun dalam bentuk hadis ahad, maka sudah selayaknya tetap diyakini dan dijalankan, karena dzan dalam hadis ahad tidaklah berarti keraguan yang bathil. Karena hadis ahad itu berbeda dengan hadis dha’if, sedangkan yang tidak boleh dijadikan dalil adalah hadis dha’if, dan hadis ahad itu ada tingkatannta; shahih atau pun dha’if]. Maka, konsekuensinya, kebanyakan aktivis HTI tidak percaya—salah satunya—akan adanya siksa kubur.
Jadi jangan heran jika para aktivis mereka tidak mempedulikan/menafikan adanya siksa kubur. Tapi ada juga yang bilang bahwa, hadis mengenai siksa kubur itu berderajat mutawatir, wallahu a’lam, jika ini benar, HTI salah buesar banget ya.. Ini saya dengar ketika salah seorang teman saya (HTI) sedang berdiskusi lewat sms dengan adeknya (musalafisun), dan memperlihatkan smsnya ke saya.
Mengingkari adanya siksa kubur, tentu ini adalah kekafiran karena dalil yang menyatakannya bersifat shahih (sekalipun ahad), akan tetapi karena ini perkara yang bersifat khafiyah (samar) bukan yang bersifat dzahirah, maka sejauh yang saya ketahui tidak serta merta dikafirkan orang yang berpendapat seperti ini (dikarenakan mungkin adanya salah takwil, bodoh, ataupun taqlid) karena harus ada penyampaian hujah (hujah risaliyyah). Maka apabila ia memiliki pokok tauhid, akan tetapi melakukan kekufuran yang bersifat khafiyah (termasuk di dalamnya mengenai asma’ wa shifat), maka al jahlu ataupun at takwil bisa menjadi udzur dan dibutuhkan ta’rif (pemberitahuan) dan bayan (penjelasan) di dalamnya sebagai qiyamul hujjah.
Berbeda dengan perkara-perkara yang bersifat dzahirah (seperti mengganti syari’at Islam dengan syari’at kufr, atau menyembah kuburan atau apa yang dilakukan oleh mereka-mereka yang berada di parlemen syirk) maka tidak perlu adanya penyampaian hujjah karena ia adalah bagian dari ushuluddien, melainkan qiyamul hujjahnya dengan melihat ada tidaknya tamakun (kemampuan) dalam mencari ilmu.

6.Akan tetapi, selain perkara akidah, maka hadis ahad boleh dijadikan dalil. Misalnya dalam perkara hudud atau fiqh. Jadi, aktivis HTI boleh berdoa:
“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindunganMu dari siksa neraka jahannam, siksa kubur, ftinah hidup dan mati, dan fitnah masihid dajjal”
Akan tetapi tidak meyakini adanya siksa kubur. Nah lucu kan??

7.Dalam hal akidah juga, definisi mereka mengenai qodho dan qodar menyelishi definisi yang ditetapkan ahlu sunnah, dan menurut saya rumit difahami (saking rumitnya, dulu saya gak faham-faham) di mana—seingat saya—mereka membagi menjadi 2 wilayah; wilayah yang dikuasi manusia, wilayah yang menguasai manusia. Wilayah yang menguasai manusia ada 2 hal yaitu yang bersifat sunatullah seperti jenis kelamin, kematian, jodoh dls; dan yang tidak terkait dengan sunnatullah (??) tetapi tetap diluar kuasa manusia seperti jatuhnya pesawat karena kelalaian manusia sehingga menimpakan kematian, atau kecelakaan-kecelakaan lain yang pada dasarnya disebabkan manusia tetapi diluar kontrol manusia itu sendiri. Yang menguasai manusia itu mereka (HTI) definisikan sebagai qodho.
Adapun mengenai qodar—seingat saya—mereka mengatakan bahwa setiap benda atau segala sesuatu itu memiliki khasiat seperti pisau berkhasiat untuk memotong, naluri untuk memiliki keturunan (istilah dalam HTI disebut gharizatul nau’) dls. Di mana di dalamnya terdapat potensi kebaikan dan keburukan, dan manusialah yang memutuskan untuk menyalurkannya pada kebaikan atau keburukan, dan disinilah ada pahala dan dosa (yang dihisab).
Dari sini, terlihat seakan-akan (???) mereka menafikkan adanya taqdir Allah mengenai perbuatan hamba (memisahkan bahwa perbuatan hamba tidak termasuk taqdir Allah), padahal segala sesuatu yang terjadi adalah karena taqdir Allah sedangkan hamba diberi pilihan atas amalnya, artinya bahwa kita duduk, berdiri, sakit, berobat adalah bagian dari taqdir Allah di mana di dalamnya Allah memberi pilihan untuk kita, seingat saya dulu 5 tahun yang lalu saya baca di bukunya syaikh albani bahwa keinginan hamba sejalan dengan taqdir Allah.
Dan dibukunya beliau juga (“HT, mu’tazilah gaya baru), beliau menyatakan bahwa pendapat HT mengenai iman (termasuk qodho dan qodar) sama saja dengan mu’tazilah karena penyandarannya pada akal saja.
Dan juga sejauh yang saya fahami bahwa iman qodho dan qodar yang difahami oleh ahlu sunnah itu bahwa kita—secara ringkasnya—meyakini bahwa Allah yang menciptakan kita dan menciptakan amal kita serta hamba itu diberi pilihan dengan amalnya. Kalau ada yang mau mengoreksi saya mengenai ini, tafadhol…

8.Dalam hal akidah juga, sejauh yang saya ketahui—wallahu a’lam, ini seingat saya waktu dulu 4 tahun silam—mereka memahami bahwa yang namanya penerapan syari’at Islam adalah tugas negara bukan jama’ah, maka kolompok tertentu walaupun bisa menerapkan syari’at Islam seperti potong tangan bagi pencuri yang mencapai nishab, atau rajam bagi pezinah yang muhson atau dera’ bagi pezinah yang belum nikah dan berbagai hukum hudud lainnya terhadap jama’ahnya, maka ini tidak boleh dilakukan karena—kata mereka—penerapan syari’at Islam bukan tugas jama’ah melainkan negara.

Maka, jangan heran kalau mereka belum juga sepakat untuk mengakui imaroh khoshoh Afghnaistan, Iraq dan Kaukasus sebagai negara Islam. ISI atau daulah islam Iraq bagi mereka—para aktivis HTI—masih samar karena—kata teman-teman HTI saya—tidak diketahui dengan jelas siapa amir daulahnya (walaupun mujahideen sendiri sudah memberi statement resmi mengenai nama amir dan pendirian daulah Islam Iraq) dan batasan wilayahnya (merekanya aja kali ya yang gak pernah cari info tentang mujahideen, makanya ketinggalan zaman).
Tapi walhamdulillaah, kita tidak perlu pengakuan dari manusia akan negara Islam yang ditegakkan dengan jihad apalagi dari mereka-mereka yang anti jihad, cukuplah ridho Allah yang kita tuju saat penegakan daulah Islam di atas manhaj yang lurus. Beberapa syubhat mereka (HTI) mengenai daulah Islam, saya rasa cukup terbantahkan di buku “deklarasi dulah Islam Iraq”, saya tidak sempat untuk cari thread yang memuat downloadan file tentang deklarasi daulah islam iraq, insyaAllah jika Allah memebri kesempatan lagi mengunjungi forum ini saya posting link-nya.. ‘afwan

9.Dalam hal jihad, mereka paling sering berkoar-koar mengenai konspirasi terhadap jihad dan mujahideen. Betapa sering mereka mencurigai aksi mujahideen baik skala lokal maupun internasional sebagai bagian dari aksi intelijen untuk memecah belah kaum muslimin dan—kata mereka—memudahkan kaum kafir dalam menangkap para aktivis Islam. Bahkan dahulu mereka bilang bahwa syaikh ‘abdullaah ‘azzam rahimahullaah sebagai agen Amerika. Betapa lancang mereka berkomentar terhadap diri, niatan dan aksi mujahideen, padahal mereka qho’id (duduk-duduk saja) terhadap pembantaian kaum muslimin di timur dan baratnya.

10.Dalam hal jihad juga, kata mereka—jihad adalah tugas yang diemban oleh suatu negara, bukan oleh suatu jama’ah. Sehingga dari HTI sendiri tidak ada seruan jihad untuk anggota-anggotanya bahkan sekalipun dalam kondisi Iraq, Afghanistan dan semacamnya, mereka bilang bahwa silahkan saja apabila ada salah seorang anggota HTI yang ingin berjihad ke Iraq, Afghanistan dls namun jama’ah HTI sendiri tidak menyerukannya. Akan tetapi apabila kita lihat, sungguh pihak HTI sendiri menggembosi anggotanya dari jihad fie sabilillaah dengan jargon terorisme dan jargon “keharusan adanya khalifah untuk melaksanakan jihad”, sehingga meski pernyataan HTI bahwa tidak melarang dan tidak menyerukan jihad untuk anggotanya, hakikatnya mereka tetap menjadi mukhoodziluun.

11.Pada saat kasus pembantaian palestina di akhir tahun 2008 dan di awal 2009 yang lalu, yang mereka serukan jihad ke palestina bukanlah anggota-anggota mereka atau pun kaum muslimin secara umum, akan tetapi yang mereka serukan untuk jihad adalah para tahghut dari kalangan polisi dan TNI (sejak kapan thaghut berperang di jalan Allah?), lagi-lagi alasan mereka bahwa jihad adalah tugas yang diemban oleh suatu negara dan karena polisi atau TNI memiliki kemampuan untuk jihad dibandingkan kaum muslimin umum (wew, mereka benar-benar tidak mengakui keberadaan mujahideen ya!).
Padahal jihad ini tetaplah wajib walaupun hanya seorang diri;
“Maka berperanglah engkau (Muhammad) di jalan Allah, engkau tidaklah dibebani melainkan atas dirimu sendiri…” (An Nisa: 84).
Kalau saja seorang diri tetap Allah wajibkan jihad, di mana kekuatan seorang diri itu tentulah lebih lemah dibanding taraf jama’ah, lalu bagaimana kewajiban jihad dalam taraf jama’ah? di mana dalam jama’ah itu jumlah personel, kekuatan dan persenjataan lebih besar dibandingkan hanya individu saja. Bukankah dengan demikian jama’ah lebih terkena kewajibannya dibandingkan hanya individu? termasuk juga dalam skala negera. Sekali lagi bantahan untuk HTI mengenai ocehan mereka tentang jihad dapat dilihat di bukunya syaikh abu bashiir tersebut.

12.Dalam hal fiqh, sejauh yang saya ketahui, mereka membolehkan musik, membolehkan jabatan tangan laki-laki dan perempuan non mahram dengan dasar 1 hadis tentang bai’atnya shahabiyah kepada Rasulullaah padahal hadis ini sejauh yang saya ketahui masih diperselisihkan penyandaran dhamirnya (gak ngerti juga siy, cuma ada yang bilang seperti itu), bahkan di kitabnya mereka dikatakan bolehnya berciuman laki-laki dan perempuan apabila tidak disertai dengan syahwat (na’udzubillaah!!), untuk yang terakhir ini dibantah oleh HTI sendiri walaupun telah jelas2 ada dalam kitab mereka. Mereka juga menganggap mubah menonton—maaf—CD porno (wal ‘iyadzu billaah!). Kalau mau bantahan fiqhnya yang seperti ini, banyak banget, buku-bukunya musalafisun juga banyak yang membahas tentang ini

83 Tanggapan to “Pengakuan dari seorang Akhwat Tentang Kesesatan HT”

  1. Muslimah Says:

    cukup singkat dan padat…

    • amir hamzah Says:

      af1 mbak, mbak ngaji di ht berapa tahun, mbak didepan udah bilang bahwa nbak nggak begitu paham masalah ht, tp mbak menerang masalah ht gmn mbak nih. antara pengakuan udah nggak sama. af1 sblm buat komentar ngaji dulu sampai benar, and ngerti. klo blm ngerti napa kok udah nulis yg nggak sama ama kenyataan di ht. skli lg af1 fitnah itu lebih kejam drpd pembunuhan, klo mbak mo klarifikasi dlu ke ht kan enak. diadakan debat terbuka. dan klo da ketidak samaan mari kembali pd alquran dan sunnah.

      • salman Mujahid nusantara Says:

        seharus nya jangan seperti itu,amir hamzah,seharus antum sadar akan semua ini dan di jadikan sebagai pembenar atau sebagai penambah keyakinan,klarifikasi dl ke HT kyk nya kata2 ini selalu di pakai HTI,tetpi ketika mereka menuduh Syekh Abdullah Azzam apa kah sdh klarifikasi ke beliau,atau ketika petinggi HTI Farid wadjdi memfitnah mujahdin Afghanistan apa sdh klarifikasi ke Mujahidin Afghan ?

      • mohan Says:

        ukhti salmah saya rasa anda adalah orang cerdas..
        saking cerdasx anda masuk HTI dan keluar dengan membawa baxk sekali pemahaman yg anda yakini sebagai kesesatan HT
        tapi gpp itu adalah pilhanx ukthi dan bukankah menurut ukthti itu jg merupakan bagian dari takdir tuhan…..
        saya rasa ukhti jg luas pengetahuanx ttg agama tpi ingat ukhti klo ada yg ketinggalan “klo nabi pernah berkata…org yg membicarakan aib saudarax sama halx memakan bangkai saudarax”kurang lebih seperti itu tapi sy rasa ukhti lebih tw…
        af1 ukthi 1 hal yang mungkin terlupakan bahwa jika mw menilai suatu organisasi maka kita harus berada pada wilayah dimana kita tidak terikat oleh organisasi manapun….
        dan tlg jelaskan kembali ttg poin no 7 apa sanggahanx????

      • andi anas Says:

        Assalamualaikum, Taqiyuddin bukanlah ulama, bukan pula mujtahid melainkan seorang politisi sehingga wadah da’wahnya adalah politik kebijakannya kebijakan politik dan pandangannya adalah politik. itulah sumbangannya buat kita maka sungguh sangat keliru apabila ijma’ ulama dibenturkan dengan pendapat seorang politisi (maaf bkn meremehkan), al-Qur’an menghimbau kita untuk bertanya pada ahlinya, Aqidah ada ulamanya,tafsir ada at-Thabari-ibn Katsir dll, hadis ada imamnya, fiqh ada pula pakarnya, politik serahkan pada al-Ikhwan al-Muslimun-Hizbu at-Tahrir.
        mari berlapang dada mengakui kelompok dan guru kita sangat terbatas…..ana jamin wawasan luas dan jauh dari taklid buta.

  2. REZKI Says:

    jgn asal ngomong, klo ngaku ilmu msh sdikit. Bisa-bisa anda memfitnah orang lain. makan sendiri dosanya.

    • AlQorieb Says:

      klo ada hal yang tidak antm sukai dr pernyataan dlm tulisan ini, knp antm ga sanggah aja, ato perbaiki menurut ilimu yang antm punya, dan jelaskan dg dalil yang antm pahami. rebeskan??

    • luky al ghifari Says:

      KASIH AHWAT ITU KETERANGAN2 YANG CUKUP MELURUSKANNYA JANGAN SURUH DIA MAKAN DOSANYA rosul jg ga nyuruh orang yang suka meludahinya makan dosanya ko.. rasional jgn emosional. .,.,.,.,.,h
      bogor

    • enda Says:

      ilmu itu urusan keseribu…..yang penting adalah hatinya…..

      • Hasan Says:

        @ Enda: ” anda mengatakan bhwa ilmu itu urusan ke seribu, ? itu salah,,justru ilmu yg harus di dahulukan, Al Imam Bukhori rahimahullah berkata: العلم قبل القول والعمل ” Berilmu dlu sebelum berkata dan berbuat”. jngan seperti orang yahudi, mereka semangat doang namun tidak di sertai ilmu, maka nya Allah telah mensinyalir dalam surat Al Fatihah,,yaitu bukan jalan orang-orang di murkai dan sesat”.

    • Hasan Says:

      Mas rezki: ” klau mau bantah yang ilmiyah dong, jngan pake nafsu…

  3. Andrei Says:

    Assallamualaikum

    saya bukan anggota HTI atau Haroqah tertentu tapi saya punya cukup banyak kenalan teman2 HTI…saya melihat hampir tidak ada perbedaan aqidah antara orang2 HTI dgn Umat Islam pada umumnya. Kalau yang dimaksud itu adalah Fiqih, maka tidak ada masalah untuk perbedaan Fiqih di kalangan Umat..yang penting adalah tidak keluar Jalur dari Al-Quran dan Sunnah. Kalau yang disebut sesat itu ya jelas Seperti Ahmadiyah cs yang terang2an menyimpang dari aturan..kalau hanya perbedaan Fiqih itu sih bukan masalah
    mohon maaf bila ada salah kata..saya hanya seorang Berandalan bukan Uztad atau Ikhwan santri

    Wassallamualaikum

    • luky al ghifari Says:

      bos dari berandalan mana boleh ikut gabung

    • Nurul Says:

      Assalamualaikum maaf ukhti salamah…. anda berkata tentang keburukan-keburukan HT yang tadi anda jelaskan bahwa anggota HT diperbolehkan berjabat tangan dengan yang bukan mahram.. saya rasa anda salah.. selama saya ngaji disana justru malah dilarang berjabat tangan dengan yg bukan mahram. berboncengan pun tidak diperbolehkan… bahkan saat kajian Liqo’ ikhwan akhwat hijab pembatasnya tinggi banget pakai tirai gitu,,, jadi sebelum anda berkomentar lebih baik pahami dulu…

  4. REZKI Says:

    terlalu panjang klo mau di jelaskan disini krn fitnahnya banyak sekali.
    kenapa kok ada akhwat kayak begitu…

  5. AREF Says:

    semoga tulisan ini ditulis dengan niat ikhlas, tulus karena ingin menegakkan kebenaran…Semua golongan, herakan saatnya introspeksi diri dan mencoba mencari titik kesamaan. kalo tidak bisa, gunakan kaidah lana a’maaluna wa lakum a’malukum, bukan kaidah lakum diinukum wa liyadiin….afwan.

  6. amir Says:

    ((bahkan di kitabnya mereka dikatakan bolehnya berciuman laki-laki dan perempuan apabila tidak disertai dengan syahwat (na’udzubillaah!!), untuk yang terakhir ini dibantah oleh HTI sendiri walaupun telah jelas2 ada dalam kitab mereka))…

    saya bukan aktivis HTI, tapi banyak membaca kitab2 HT (walaupun gk banyak).mengenai pernyataan antum di atas, kalo boleh tahu di kitab apa?….

    sjkk

    • luky al ghifari Says:

      nah bgtu tanya aja … ke dia nya barang kali kitabnya ketuker ama kitab gundul

      • Adi Rinanta Says:

        wah kalok ini gak kuat aku, hla wong melihat lawan jenis yg cantik aza dah greng jew ? hahahahh perut kocak … nebaca kalimat diatas..

  7. Fian Says:

    Hinanya diri ukhti ini.Masuk dalam HTI,lalu melihat kelemahan,setelah tahu kelemahan nya maka dipublikasikan.Parah,kalau anti Islam,maka perbaiki lah kekurangannya.Jangan dipublikasikan.Ingat lah hadits yg menyebutkan
    Rasulullah SAW bersabda “apabila seorang hakim memutuskan perkara dgn ijtihad,apabila ijtihadnya benar,maka ia dapat pahala dua.Jika salah,ia dapat pahala satu.Lalu kalau anti menganggap HTI kurang dan buruk,lantas anti memegang siapa,demokrasi???Jaga kelakuan anda!!!

    • luky al ghifari Says:

      orang2 beriman adalah orang2 yang cerdas ..! faham bahwa hidup didunia tidak akan lama , faham bahwa orang2 beriman akan hidup diakhirat nanti slama2 nya. rasanya itu sudah cukup menyikapi dgn arif dan bijak sgala permasalahan hidup sesaat didunia. bismillahir…….m. kami semua kaum muslimin mohon ampun pd mu ya Allah..moohoon ampun yaa Allah…krn keterbatasan2 ilmu2 kami sehingga kami terkadang merasa cukup dan mersa benar dgn ilmu2 yang kami miliki. kami semua menyadari bahwa ilmu2 kami hanyalah setetes air dr telunjuk yang kami celupkan pada lautan. lautan adalah ilmu MU ya Allah……sy kagum dgn anda2 yang hari ini sedang menghiraukan islam tegak.khususnya NEGARA ISLAM INDONESIA.. itulah bukti pengabdian anda2 kpd Allah ,dan smoga allah jg ridha pd anda….tetap trus perjuangkan NEGARA ISLAM ini jgn terkecoh oleh sedikit perbedaan ujian2 melemahkan barisan yang sengaja setan2 bikin untuk menghancurkan barisan2 qta …Allaaaaaahuakbarr!!!

    • nuris Says:

      udah tau di HTI banyak kelemahannya… tapi masih aja diikuti…
      “kulil haq walu kaana muron”

  8. aan Says:

    mari bersatu janganlah berpecah belah,,,,,, umat islam adalah ummatan wahidah,,,,

  9. asma Says:

    ukhty…..sadarkah apa yang ukhty sampaikan??? ukhty berhati-hatilah dalam menyampaikan sesuatu yang tidak pasti….itu sama saja ukhty memfitnah…
    sungguh mudahnya ukhty memberikan informasi yang jls-jls itu tdk benar adanya….dulu saya tdk mengaji,,,,tp sy tau….HT tdklh sprt yng ukhty ktkn….
    betapa tercelanya sifat ukhty…..setan telah tertawa…SETAN GEMUK…SETAN JUGA SENANG DENGAN APA YANG TELAH UKHTY PERBUAT……
    ana hanya berdo’a smg ALLAH mengampunin ukhty…..

  10. Fian Says:

    Manusia pemecah belah!!! MURJI’AH KAMU UKHTI…!!!!

    • luky al ghifari Says:

      anda muslim bukan/??? kendalikan hawa nafsu ANDA.. baru di uji sama ahwat gtu aja dah sperti itu Allah TDK MENYUKAI KATA2 KOTOR.GTU….. RASIONAL BKN EMOSIONAL. OK

      • abu harits Says:

        mari kita bertqwa kepada Allah, saudaraku semuanya..
        bukan kah kebenaran sebuah jalan yg lebih berhak untuk di ikuti ??

  11. biiznillah Says:

    TO ALL: HTI,,,,PKS,,,WAHABI…SALAFI…(ENTAH APA LAGI TUH NAMANYE) GO HELL WITH YOUR SYAIKHH….

  12. biiznillah Says:

    BARU KU TAHU BAHWA ORANG WAHABI TUH SUKA RIBUT AMA KAWAN CENDIRI…KACIAN…KACIAN…PADAHAL CAMA-CAMA BUATAN AMERIKA LAKNATULLOH….

  13. 4zz4m4lqit4ll Says:

    Assalamu’alaykum…. waduh, kalau dah kaya gini, apa jadinya Islam di masa yg akan datang! Hmm…!😀

    Syukron akhi dah berkunjung ke: http://z4nbhi.wordpress.com

    jng lupa tuk berkunjung ke http://azzamalqitall.wordpress.com

    Mari bersama hancurkan sistem Thogut! Yang lain jng pada emosi ngasi komentar, entar cepat tua! Peace….!!!

    salam Ukhuwah Semuanya dari ana!!!

  14. zulfahmi Says:

    ngakak bacanya.. Cuma orang bodoh yg percaya… Fitnahnya bnyk sekali. Di alwaie kayak ginian mah udah d bahas. Di situsnya juga ada.

  15. Zionist Says:

    HAHAHAHA………….1000X, SAYA SENANG MELIHAT SESAMA MUSLIM SALING BERTENGKAR SEPERTI INI, KALO TERUS2AN BERTENGKAR SEPERTI INI SIH SAYA MASIH AMAN & NYAMAN UNTUK TERUS MENGUASAI DUNIA…. LANJUTKANLAH PERTENGKARAN KALIAN………..!!!!!!!!!!!

  16. saiqulannam Says:

    mari kta satukan barisan untuk menegakan syareaat islam,tdk usa memandang aliran apa,selagi masi menegakan perinta allah itu adalah satu tauhid,kita lihat para ihwan uda bayak di zolimi mari satu kan barisan,mari bersatu

  17. aisyah Says:

    yah, ternyata beginilah wajah dunia islam. makanya kita gampang digempur musuh2 Allah. Ketika terjadi perbedaan antar harakah, maka yang dilakukan bukannya toleransi atau diskusi, yg ada adalah menghujat tanpa memahami.
    Ibarat ingin mendirikan suatu bangunan maka kita memerlukan komponen2 yg berbeda namun setiap komponen pasti memiliki andil yg cukup besar dlm pendirian bangunan tersebut. Mari kita berjuang menegakkan dienullah ini dg potensi2 yg kita miliki. Wallahu a’lam bishshowab.

  18. Jumayan Says:

    Yang salah di pahami umat Islam sekarang adalah mereka tidak memerangi kaum ahlul bid’ah, bahkan mereka ingin bersatu dengan mereka.
    Ketika penyimpangan akidah pada suatu kelompok ada, kita tidak memperhatikan hal itu.
    Tegaknya Islam dimulai dari murninya tauhid, bukan dimulai dari pendirian khilafah.
    Khilafah bisa tegak kecuali tauhid telah murni.
    suatu Kesalahan yang fatal kalau kita menegakkan Syariat di mulai dari penegakkan Khilafah.
    Kalau Kita menegakkan khilafah, dan ternyata orang-orang yang di dalamnya masih berpahaman Mu’tazilah, maka tidak akan terwujud.

  19. al jihady Says:

    Astagfirullah…smogh Allah snantiasa mngampuni kt semua!!!
    ISLAM tdk hanya u/diperdebtkn tp u/dtegakkan,,sadar kah kt klu musuh2 islam snantiasa mnyusun strategi dalam memporakporandakan ISLAM smntra kt msh sbuk sling mnzalimi satu sama lain,klu sprti ini dmn aplikasi dr nilai2 ISLAM???
    trkadng memng media sprt ini kurng efktif u/dakwah krn bgt bsarnya potensi slg m’mfitnah yg bsa muncul…smogah Allah snantiasa mngampuni kita smua akibat klalian kt dlm mnjga lisan2 kt dan mnjdikn kt ttp brpegng teguh pa AlQuran & Sunnah Rasulullah saw.
    mari perkuat ukhuwah keislaman kt sbg salah satu bgian dr benteng prtahann kt dr kaum2 kuffar yg mengincar kt dr seglh arah…wallahu a’lam bishshowab

  20. abumujahid Says:

    Assalamualaikum.Af1 saya dulu pernah mengaji di lain harokah bahkan disalafi.sekarang sy di HTI dan butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa memahami bagaimana thoriqoh Rosulullah dalam menegakan khilafah.sy faham apa yg anti rasakan dan sy percaya anti akan mendukung perjuangan HTI SUATU SAAT.Dan kalau anti mau berdiskusi tentang HTI silahkan keEmail saya

  21. abu usamah Says:

    hti adalah pergerakan yang sesat dan menyesatkan.mereka perpaham khawarij yang sering menghujat pemerintah. hancurkan hti skarang juga.

  22. arman Says:

    “Hai orang2 yg beriman jika datang kepada kalian orang fasik membawa suatu berita mk periksalah dgn teliti agar kalian tdk menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaan yg menyebabkan kalian menyesal dgnA perbuatan itu.”
    Apakah kalian sudah menanyakan langsung/tabayyun kepada pihak HT tentang tuduhan yang kalian lontarkan terhadap HT…?

  23. MARIAM Says:

    HEM,,,heran bc tulisan ini. Bukannya membuat persatuan untuk menegakkan agama Alloh malah mencaci maki. Kalo tujuannya sama knp musti mencerca??? Harusnya saling membantu!!! Apa ini cerminan seorang akhwat???

    • Abu jabir Says:

      Ingatlah:
      1. Senantiasa bertakwa kepada Allah dengan sebenar-benar bertakwa dan janganlah mati melainkan dalam keadaan islam.
      2. Sesungguhnya agama adalah nasehat, ini sesuai dengan surat walashri(demi masa)
      3. Bahwasanya islam terpecah menjadi 73 golongan, dmana semua masuk naar kecuali satu. Lihat hadits abu dawud dan ahmad (disahihkan oleh al-albani).
      4. Bahwasanya siapa-siapa yang telah diberi petunjuk oleh Allah maka tidak satupun yg mampu menyesatkannya, dan juga sebaliknya. Lihat hadis jabir riwayatkan oleh muslim yg senantiasa dibaca pada kutbah jum’at.(hadis ini juga menerangkan tentang bid’ah) juga lihat surat al-insan ayat terakhir-akhir.
      5. Bahwasanya islam tidak mungkin akan bersatu atas dasar kesesatan, tetapi sebaliknya. Ini dapat dilihat dari ashabunnuzul surat alkafirun dan ayat d surat annisa’ 115 dan tirmidzi yang disahikan oleh al-albani.
      Bahwasanya kebenaran harus dicari disamping kita juga berharap akan hidayah dari Allah. Ini serupa dengan pengalaman ibrohim khalilullah dalam mengenal rabbnya(baca lagi sirah ibrohim)
      Bahwasanya tulisan ini mengingatkan saya pada 2 imam senior yaitu imam ahmad bin hanbal dan imam abul hasan al’asyari. Kedua imam ini adalah imam yang besar di kalangan ahlussunnah wal jamaah. Diceritakan dulu ada seorang yang mengatakan suatu kesesatan suatu firqoh, lalu ada ulama lain yang mengatakan bahwa itu perbuatan gibah. Tetapi imam ahmad membantah ulama itu bahwa itu bukan gibah melainkan adalah nasehat. Kemudian imam abul hasan adalah mantan mu’tazilah. Kemudian mendapatkan hidayah dan mengumumkan melepas baju mu’tazilahnya yang ia kiaskan melepas jubahnya pada sholat jum’at. Setelah itu ia kemudian membantah kesesatan-kesesatan mu’tazilah melalui lisan dan tulisan. Kitab beliau al-ibanah adalah kitab yang sarat ilmu mengupas jati diri beliau sesudah taubat dan kesesatan-kesesatan mu’tazilah.
      2 kisah itu tercermin pada diri anti(penulis).

  24. Ki Jolosutro Says:

    ALLHU AKBAR HIDUP HTI… HIZB TAHLIL INDONESIA..

  25. masjo raharjo Says:

    Bismillah wasyukurillah,
    masya Alloh…….Astagfirullohal’adzim
    yang ana tahu………yang haq ga bakalan ketuker ma yang bathil.
    kita kembalikan pada Qur’an dan Sunnah.
    Zaman nich udah tua….ga perlu banyak ngomong, tapi mesti dg perbuatan, pergerakan,
    tanya pada diri kita masing2. Adakah keberanian pada diri kita, ketika Dinnulloh di injak-injak oleh kaum yahudi, nasrani, munafikun dan kafirun…………………?sudah sejauh mana rihul jihad kita…………….!!!!!!!!!!!!!!
    apa yang kita perbuat ketika Nabi Muhammad SAW dilecehkan oleh GMA 9ghulam mirza ahmad)
    Apa yang kita lakukan ketika pedoman hidup kita di lecehkan oleh ta’zirohnya ahmady.
    Allohu Akbar……..

  26. Moen Wawo Says:

    Bismillah..
    Buat para akhi wa ukhti yg berkomentar, marilah kita bertaqwa kpd Allah azza wa jalla dan menjaga lisan kita dari perkataan yg berlandaskan hawanafsu dan akal semata, serta mengamalkan kaidah para ulama: “AL-‘ILMU QOBLAL QOULI WAL AMAL” (ber’ilmu sebelum berucap dan beramal). Mari kita satukan hati dan langkah di atas Al-Qur’an wa As-Sunnah Ash-Shohihah. Ketika Ikhwanul Muslimin kembali kpd pendirinya (Hasan Al-Banna), ketika Hizbut Tahrir kembali kpd pendirinya (Taqiyuddin An-Nabhani), ketika Jama’ah Tabligh kembali kpd pendirinya (Muhammad Ilyas), dst, dll.. Tapi mari kita kembali kpd Rasulullah shallallàhu ‘alayhi wasallam dan para Sahabat beliau radhiyallàhu ‘anhum ajma’in, mengikuti manhaj mereka dgn baik secara Ilmu, Amal dan Dakwah (lihat; QS. At-Taubah: 100) dan jauhi segala Aqidah, Ibadah dan Akhlaq yg menyelìsi mereka (lihat; QS. An-Nisa: 115).
    Semoga Allah selalu membimbing dan memperbaiki kita semua, amin.
    Bàrokallòhu fìykum..

  27. Gadis_paray ~T.O.P.B.G.T~ Says:

    Sya, memang bukn anggota HTI. tp sya knL btul org2 HTI. Kbtulan slh 1 dr mreka adlh kwan sya, ju2r sya trsinggung ats tulisan anti sma dgn anti menudh kwan sy sbgy pnganut pmhman sesat sy tdk stju. Ada dlm hadis rasul. Sepningglnya bliu umt islm trpcah belah mnjd 73 golongan2 yg msuk surga hnya 1 dan sy yakin golongan yg satu2 nya golongan yg msuk surga adlh pengikut HTI. Yg lain pd nyebur kejamban nya neraka. Tp mudah2n org2 yg blum nyemplung ke HTI bz pham wlaupun gk ngikut scra langsung ngedaftarin sbagai anggota HTI stidk nya phm dan mau mengamal kan phmn yg dtg dr HTI yg berasal jelas dr qur’an & sunnah nya rasul. Menegakkan syariah & khilafah.

  28. NAJLA Says:

    salam super.
    saya membaca tulisan ini, serasa ada “kebencian dan kekecewaan” anda terhadapa HIZBUT TAHRIR.. saya tidak tau mengapa tetapi saya harap tulisan ini DIHAPUS dari blog ini.. saya tau anda bebas berpendapat tetapi jatuhnya FITNAH .

  29. nisa Says:

    dari forum al tawbah yg lama ya ini?

  30. Dacers Rs Says:

    ht emg super goblok n sesat,,!!
    klo i’tiqadx j udh sesat b’art khilafah yg dbentuk jg sesat

  31. ari Says:

    Akhawat,,sakhwat,,antum antem ndasmu…

  32. abu aisyah al-albani Says:

    izin share

  33. ramdhoni Says:

    Tahukah Anda PEMILU itu SYIRIK ! Tidak Percaya ? Hanya Kewajiban Saya Mengingatkan Anda !

    Sumber kajian youtube

    Nabi Muhammad SAW dan Dunia Hari Ini 1/9 Malay Sub


    Sheikh Imran Hosein – The Prohibition of Riba (Indo. Sub) part1-9

    Tahukah Anda bahwa ikut PEMILU itu sama dengan tindakan SYIRIK ?
    mari kita renungi…
    menurut ajaran Montesqi (ingat, bukan Ajaran Rosululloh lho !) Negara terbagi legislatif, eksekutif dan yudikatif.
    Legislatif dan Eksekutif diberi kekuasaan oleh Konstitusi untuk membuat Undang Undang, lalu Anda harus mengikutinya, betul ?
    Tapiiii … Undang Undang yang mereka bikin BUKAN MERATIFIKASI UNDANG UNDANG ALLOH yang ADA di dalam AL QUR’AN, betul?
    Buktinya apa?
    Simak aja Undang Undang Bank Indonesia, bukankah UU tsb memberi kewenangan kepada BI untuk menetapkan Suku Riba Perbankan (eh salah …) Suku Bunga Perbankan (BI Rate), itu artinya Legislatif dan Eksekutif melalui BI me-LEGAL-kan (meng-HALAL-kan) RIBA, betul ?
    Sedangkan ALLOH Al-Hakam (The Law Givers) meng-HARAM-kan RIBA. Meng-HALAL-kan apa yang telah di-HARAM-kan ALLOH bukankah tindakan SYIRIK namanya !

    __Alloh Berfirman :
    “Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putera Alloh,” dan orang-orang Nasrani berkata: “Al-Masih itu putera Alloh”. Demikian itulah ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir terdahulu. Dilaknati Alloh-lah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling? (QS. At-taubah 9:31). Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai rabb-rabb selain Alloh, dan (juga mereka menjadikan Rabb) al-Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Ilah yang Mahaesa; tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi) selain (Dia). Mahasuci Alloh dari apa yang mereka persekutukan. (QS. At-taubah 9:31)
    __Saat itu Rosululloh SAW membaca ayat : “Mereka telah menjadikan orang-orang alimnya dan para rahib sebagai rabb-rabb selain Alloh”. Ia berkisah, maka aku (‘Adi bin Hatim) berkata : “Mereka tidak beribadah kepadanya. Maka Rosululloh SAW mengatakan : “Ya, para rahib itu mengharamkan yang halal dan menghalalkan yang haram, lalu mereka mengikutinya. Itulah bentuk beribadah kepadanya (meng-HALAL-kan UU Riba)”.
    ___Sumber : Tafsir Ibnu Katsir Jilid 4 hal. 118-119
    ___“Ya, para rahib itu (eksekutif & legislatif) mengharamkan yang halal dan menghalalkan yang haram, lalu mereka (Pemilih dalam PEMILU) mengikutinya. Itulah bentuk beribaah kepadanya”

    ALLOH dan Rosul-Nya MEMERANGI RIBA (Al Qur’an Surat: Al-Baqarah: 279), sedangkan Legislatif dan Eksekutif memperjuangkan RIBA, lalu anda ikut PEMILU mencontreng Eksekutif dan Legislatif, bukankah Anda “pendukung” SYIRIK?, dan begitu seterusnya… RIBA di-LEGAL-kan dan itu SYIRIK !!

  34. hinufu Says:

    HTI…HTI…. ternyata gak ada yang berubah dari yang saya ketahui dahulu. Baru sekarang tahu langsung dari orang yang pernah di dalamnya. Makin paham saya dengan HTI saat ini. Trimakasih saudaraku.

  35. ramdhoni Says:

    Memperjuangkan Tegaknya Khilafah merupakan ladang amal, ilmu tentang Khilafah dan Akhir Zaman siapa yang melanjutkan kalo bukan kita-kita ini, Kita semua Kaum Muslim adalah Pecundang ! kita ikuti Yahudi dan Nasrani hingga ke lobang biawak ! lha kok digembosi gini, baca Blog ini Zionist tertawa terbahak-bahak mereka berhasil membuat sesama Muslim berantem, padahal Zionist menyiapkan rencana untuk menyembelih bangsa Arab dan kalian, emangnya kalian bisa tidur nyenyak tanpa Khilafah ? Apakah kalian tidak sedih hidup tanpa Khilafah? Tegakkan Khilafah Siapapun Anda dan berjuanglah, Alloh Pasti Menolong Kita !

  36. ramdhoni Says:

    ISRAEL/DAJJAL NEGARA ADIDAYA BERIKUTNYA = MULKAN JABARIYYATAN ?
    Tahukah Anda ZIONIST = DAJJAL ! DEMOKRASI SISTEM DAJJAL!??!!

    KIAMAT DEKAT, Tahukah Anda bahwa Dajjal/ISRAEL adalah Negara Adidaya berikutnya setelah AMERICA DIRUNTUHKAN oleh Zionist/Dajjal, Simak Analisis Politik di tahun 2003 yang TERBUKTI ! Mungkinkah Masjidil Aqsa di dirubuhkan oleh Zionist/Dajjal dan Warga Palestina dan Arab Disembelih ?

    Runtuhnya Amerika oleh Zionist/Dajjal adalah dengan cara :
    1. Menjadikan Dollar Colaps dg cara QE (Quantitative Easing, ngerti ora?) sampai tahap IV , trus Inflasi Amerika kayak Zimbabwe (ngerti ora?), trus Dollar diganti dengan Mata Uang “Elektronic Money” (Kartu ATM; RFID, ngerti ora?)
    2. Amerika perang dengan Iran, dan sulit dikalahkan sehingga menguras APBNnya, maka Amerika minta bantuan Israel, dan dimenangkan oleh Israel.

    Sumber Kajian link youtube http://www.youtube.com/watch?v=f_di5HU3fxA&feature=related
    Sheikh Imran Hosein – Beyond September 11th_Part 1/12 (Indonesia Sub.)

    Saya yakin Dajjal = Mulkan Jabariyyatan ini linknya !

    Syeikh Imran Hosein – Imam Al-Mahdi & Kembalinya Khilafah 1/11 (Indo sub)

    http://www.eramuslim.com/berita/nasional/syekh-imran-hossein-dajjal-akan-muncul-dalam-kurun-waktu-25-tahun-lagi.htm

    http://www.eramuslim.com/berita/bincang/abdurrahman-al-baghdadi-khilafah-tidak-akan-tegak-lewat-demokrasi.htm

    Tidak Percaya ? Hanya Kewajiban Saya Mengingatkan Anda !

  37. musafir Says:

    saya muslim, tapi membaca tulisan dan perdebatan seperti ini, malah membuat saya malu menjadi seorang muslim. bahkan saya takut terhadap agama saya sendiri. saya rasa banayak orang muslim awam seperti saya yang mempunyai perasaan seperti saya. seolah-olah ISLAM itu menakutkan.

  38. muslimah Says:

    wah..wah..wah..
    FITNAHnya nnti beliau yg tanggung…
    wong qadha dan qadar aja blm paham dah ambil ksmpulan yg nyata..
    byk tmn2 yg keluar krn bhs qadha dan qadar blm diklrifikasi udah kebur bw FITNAH,,,

  39. desy yuan Says:

    aduuuuhhh… ampuuuuunn deh…
    kurang kerjaan banget sih ngurusin harakah orang.. kalo nyerangnya pake adu domba n fitnah itu kampungan banget.. ga bermutu… orang macam begini sih ga usah ditanggepin.., dijelasin ga percaya, didengerin malah ngelunjak, dasarnya bebal gitu.. fine aja bro n sist… dakwah jalan teruuuusss…. Allahuakbar!!

  40. korban kesesatan HTI Says:

    Hati2 saja yg pada ikut HTI, coba amati sendiri, bertahun-tahun sudah saya mengikuti HTI, stelah saya tw tentang mereka yg sebenarnya, saya mundur, mereka aliran yg keras,..

  41. Ummi Fatih Says:

    stlh baca semua comment’y tnyata banyak yang pro tp pastinya bnyk yg kontra juga …
    menurut saya lebih baik penulisnya lebih mendalami HT bukan hanya sebatas luarnya, ktnya pernah di HT ya? sudah jd anggota apa baru sekedar belajar, klo baru sekedar belajar lbh baik hati2 dg segala yang ukhti tulis,segalanya akan dimintai pertanggung jawaban ya, selamat mengintrospeksi diri …

  42. dwi Says:

    endaon :, mana bisa hati hidup tanpa ilmu, coba pikiren..

  43. Adie R Says:

    Mari Menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila dan UUD 1945 yg telah diperjuangkan pendahulu kita dengan tetesan darah. Merdekaaaa !!!! hahahahahhahah….

  44. jak Says:

    pemikiran boleh beda tapi akidah tetap sama kenapa harus seperti orang menghujat atau menyudutkan, jika mau perbaiki nasehati .
    anusia paling sombong adalah manusia yang merasa dirinya benar.

  45. Nurul Says:

    Assalamualaikum maaf ukhti salamah…. anda berkata tentang keburukan-keburukan HT yang tadi anda jelaskan bahwa anggota HT diperbolehkan berjabat tangan dengan yang bukan mahram.. saya rasa anda salah.. selama saya ngaji disana justru malah dilarang berjabat tangan dengan yg bukan mahram. berboncengan pun tidak diperbolehkan… bahkan saat kajian Liqo’ ikhwan akhwat hijab pembatasnya tinggi banget pakai tirai gitu,,, jadi sebelum anda berkomentar lebih baik pahami dulu…

  46. mmat Says:

    umat islam cumanya bisa saling menyesatkan ,saling caci, saling,,,,,,,,,,,,,,dan paling tidak bisa akur,,,,,hidup syetan

  47. mmat Says:

    belum pernah saya lihat umat islam bersatu padu bahu membahu ,,,,,,paling2 cuma merasa benar sendiri,,,,,,,,,,,,,islam,,,,, islam,,,,,rasanya sempit sekali,,,,,,,,,,ya alllaah

  48. Bhakti Gunawan Says:

    kawan pendat yang membangun untuk kami

  49. @rocketmail Says:

    apa mau mecah belah??kalau sudah fitnah sesat sudah fatal nian. . Allah maha lebih tahu akan kpd siapa kesesatan d kmbalikan.

  50. inda Says:

    masyallah…saya mamang bukan orang HT tapi dari yang saya tau teman-teman saya yg HT gak seprti yang dikoar-koarkan ukhty itu.hmmmmmm?????

  51. ainul mardhiyah Says:

    Sungguh beruntung orang2 yang sibuk dan menghabiskan waktunya untuk muhasabah (introspeksi diri), daripada orang2 yang sibuk menghabiskan waktunya hanya untuk mencari kesalahan…cacat…cela dan aib orang lain…bs jd orang yg kita cela kedudukannya jauh lebih mulia d’sisi Alloh….

    “Berkatalah yang baik atau diam!”

  52. ahlussunnah wal jama'ah sejati Says:

    Artikel ini adalah slh 1 peringatan buat kita agar kita selalu berhati2 thdp bid’ah, bukan untuk memecah belah umat muslim.
    Berpegang teguhlah kpd Al-Qur’an dan As-sunnah. Jauhilah bid’ah.
    Bid’ah adalah tercela dan sesat. Allah tidak menerima
    ibadah yang dilakukan namun tidak ada
    tuntunannya alias diada-adakan. Rasulullah
    shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    “Barangsiapa melakukan suatu amal yang tidak ada tuntunannya dari kami maka ia
    tertolak.” (HR. Muslim dari Aisyah
    radhiyallahu’anha). Sebagian ulama salaf juga
    berkata, “Bid’ah lebih disukai Iblis daripada
    maksiat. Karena maksiat masih ada
    kemungkinan diharapkan taubat darinya. Adapun bid’ah, maka sulit diharapkan taubat
    darinya.” Selain itu, sebagaimana kita yakini
    pula bahwa dalam berdakwah kita harus
    bersikap bijak, tidak boleh serampangan atau
    asal-asalan. Bahkan, sikap bijak/hikmah
    merupakan pilar dalam dakwah. Namun, bersikap bijak bukan dengan cara
    membiarkan kemungkaran merajalela tanpa
    pengingkaran kepadanya.

  53. vietnam Says:

    Pengen gabung d ht gmn caranya ya:-)

  54. abu fatih Says:

    Pantesan Islam gak maju-maju.. kalo orang-orang masih berdebat hal-hal yang seperti ini.., buktikan kepada dunia bahwa islam rahmatan lil’alamin.., biarkan HTI dengan caranya tuk mencapai khilafah.., biarkan dengan caranya salafy mencapai khilafah.., biarkan caranya PKS tuk mencapai khilafah.., mengapa mereka melakukan pergerakan dengan caranya yang berbeda-beda pasti sdh tau dasar-dasarnya.. mari kita bersatu.., jangan biarkan yahudi, nasrani, orang2 kufur, hizbusyaiton tertawa melihat perdebatan di dalam kaum muslimiin.. tunjukan persatuan dan kesatuan sehingga musuh-musuh Allah menjadi gentar..!!! Allahuakbar!!!

  55. Hamzah Says:

    Saya gk pinter bhasa arab/istilah2nya
    ,,,,,Tp yg saya tau tujuan kita adalh ridho ALLAH ,,sedangkan jihad,khilafah,
    Itu cuma amal utuk mndapatkan ridhonya

    ,,,Banyak juga ya yg berkomentar dengan nafsunya bukan dngn ilmunya

    Hahahahahhh biasalah…..ini lah yg terjadi jika setiap orang merasa paling benar tujuan utama ia lupakan demi ideologinya,,,untuk mndpat ridho ALLAH gk harus masuk ormas kan,,,,,,,

    Rosul mlarang kita trrlalu meremehkan orang kafir ,,siapa tau besok ia dapat hidayah,,,sprti hadis tntang pelacur yg mmberi minum anjing,,,,,,

    Wah keenakan ceramah ni,,,hahhaha

    Semoga kita bertemu sajalah disorga,,,klo nggak kita akan terus berdebat sambil berenang dineraka…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: